Bupati Malaka Stef Bria Seran Meminta Hal Ini kepada Manajemen RSUD Johannes Kupang Featured

POS KUPANG.COM, KUPANG --Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta kepada pihak manajemen Rumah Sakit Umum Daerah Prof. WZ Johannes Kupang agar dalam perjanjian kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Malaka, selain pasien rujukan ada juga detasering tenaga ahli kesehatan.

Hal tersebut dimaksudkan untuk menambah pengetahuan bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Malaka.

Demikian dikatakan Bupati Malaka Stefanus Bria Seran di sela-sela penjajakan kerja sama di Chrysant Home Stay Kupang, Senin (6/11/2017).

Di hadapan Direktur RSUD Johannes Kupang, Dominikus Minggu dan staf Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Stef Bria Seran yang pernah menjabat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT selama 13 tahun menambahkan, detasering itu sebagai bentuk transfer pengetahuan.

" Detasering itu diberlakukan bagi petugas kesehatan. Apakah tenaga ahli melakukan praktik di Malaka sebagai bentuk pendampingan atau juga ada petugas medis yang datang belajar di Kupang," ungkapnya.

Bupati Malaka menambahkan, perjanjian kerja sama ini akan membawa dampak positif bagi seluruh masyarakat Malaka, sehingga dia meminta kepada seluruh komponen kesehatan terkait selalu mendukung demi terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih baik.

"Tentunya hal ini akan disambut gembira seluruh masyarakat Malaka dan kita tetap berharap akan segera terlaksana di awal tahun 2018 mendatang," katanya.

Menurut Bupati Stef Bria Seran perjanjian kerja sama ini setelah ditandatangani akan dievalusi setiap 6 bulan sekali.

Menurut rencana, perjanjian kerja sama ini akan ditandatangani pada awal Desember 2017 di Kabupaten Malaka.

Hadir dalam kegiatan penjajakan kerja sama ini, Tim Konsultan Kesehatan, Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Malaka, Manajemen RSUD Prof WZ Johannes Kupang dan Dinas Kesehatan Provinsi NTT. Demikian siaran pers Dinas Kominfo Malaka. (*)

Last modified on Monday, 04 December 2017 03:39

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.