Inhouse Training Manajemen Nyeri*

Nyeri adalah suatu pengalaman sensorikdan emosional yang tidak menyenangkan, yang berkaitan dengan kerusakan jaringan yang nyata atau yang berpotensi untuk menimbulkan kerusakan jaringan. Berdasarkan waktu nyeri dibagi menjadi dua jenis yaitu nyeri akut dan nyeri kronis. Nyeri akut adalah nyeri awalan yang cepat dengan intensitas bervariasi mulai dari ringan sampai berat yang terjadi segera setelah tubuh terpapar terhadap cedera atau tindakan bedah. Sebaliknya nyeri kronik merupakan nyeri konstan maupun intermitten yang terjadi selama periode tertentu, berlangsung lama dengan intensitas yang bervariasi dan berlangsung lebih dari enam bulan. Keluhan nyeri merupakan keluhan umum yang dikeluhan oleh pasien saat mencari pertolongan di difasilitas pelayanan kesehatan. Karena nyeri adalah keluhan yang umum dijumpai terkadang banyak tenaga kesehatan menganggap keluhan tersebut adalah keluhan yang lazim sehingga kurang cukup memberikan perhatian yang memuaskan bagi pasien. Nyeri bersifat individual dan subjektif dimana berhubungan juga dengan faktor-faktor psikologis seseorang, faktor lingkungan seperti riwayat terdahulu, kebiasaan, prognosa suatu penyakit, rasa takut dan cemas. Penanganan nyeri yang tepat dapat membantu pasien untuk lebih nyaman dalam menghadapi kondisi kesehatannya, yang secara tidak langsung mempengaruhi segi psikologisnya, yang berkaitan erat dengan harapan untuk sembuh yang terbukti dari kepatuhan pasien dalam menerima dan menjalankan semua terapi yang diberikan.

Oleh karena itu maka Manajemen nyeri yang tepat sangat dibutuhkan setiap pasien yang mengalami nyeri sehingga dapat menjalani program perawatan senyaman mungkin. Untuk meningkatkan mutu dan keselamatan pasien serta menjamin hak pasien dalam proses penatalaksanaan nyeri maka pada tanggal 01 Agustus 2022 menyelenggarakan Inhouse Training Manajemen Nyeri yang bertempat di Aula PONEK RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang dan diikuti oleh Profesional Pemberi Pelayanan di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Materi yang diberikan dalam In House Training ini antara lain pengertian nyeri, panduan, kebijakan, SPO manajemen nyeri, asesmen nyeri pada dewasa, asesmen nyeri pada anak dan neonatus, serta assesstmen nyeri pada pasien tidak sadar dan pasien dengan ventilator. Materi dalam pelatihan tersebut disampaikan oleh dr. Budi Y. Sarim, Sp.An (K)salah seorang tenaga Dokter ahli anestesi di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang dan dalam sambutannya mengatakan bahwa In House Training Manajemen Nyeri ini dilaksanakan agar semua dokter, perawat dan bidan mampu melakukan manajemen nyeri sesuai dengan standar yang telah ditetapkan di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Direktur menegaskan bahwa petugas yang kompeten, memahami konsep nyeri, dan mampu melaksanakan asesmen nyeri berdasarkan instrumen yang sesuai dengan areanya, sangat diperlukan agar tata laksana manajemen nyeri dapat dilaksanakan dengan baik dan aman di RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang. Selain itu Direktur Menegaskan bahwa Rumah sakit ini juga mempunyai Tim nyeri yang mempunyai kompetensi dalam penatalaksanaan nyeri Kronis sehingga Masyarakat yang menderita nyeri kronis dapat memanfaatkan layanan tersebut melalui poliklinik Spesialistik yang ada RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang (*Meggy L, Irma Tae Lake, Chandra Johannes).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *